Jika mencicipi mie aceh, rasa yang pertama dominan adalah rasa pedas yang menghadang dan tarikan asam yang berani. Versi paling menarik adalah daging kepiting, yang mirip dengan aslinya di Banda Aceh. Bentuknya sangat cantik, dengan kepiting utuh yang tersaji di piring dan mie berkuah merah mengelilingi sang kepiting.
Aromanya pun sangat membangkitkan selera. Aroma herbal yang kuat dari bumbunya sangat mirip dengan kari India. Sangat boleh jadi karakteristik itu tercipta karena pengaruh jintan, kapulaga, dan lada yang dikandung bumbunya. Bumbu yang super gurih ini diserap sempurna dalam mi berwarna kuning – cenderung jingga karena diwarnai dengan kunyit – yang berpenampang agak besar. Proses pemasakan yang agak lama di dalam bumbu itulah yang membuat mi-nya lembut dan menyerap bumbu.
Slurrrp! Nikmatnya menyeruput mi dengan kuah gurih bernuansa kepiting!